Legenda Sang Macan

Puisi19 Dilihat

 

(Dhila Joned)

Dulu tanah ini masyhur

Laut kaya tanah subur

Nuswantara gagah membahana

Indonesia tidak sebatas Huma

Tahta megah berkilau memesona

Kini Pertiwi menangis

Hutan perlahan habis terkikis

Udara segar sepertinya akan segara menjadi kelakar

Suara ombak terus berdebur

Mengikis pantai nyaris membubur

Perlahan merampas daratan

Kaum marginal semakin terpinggirkan

Terbesit tentang legenda sang macan

Dia tidak pergi ke pusara

Hanya beristirahat sementara

Membangunkan si macan tidak cukup dengan mantra

Tapi harus ada kerja nyata

Agar sang macan lekas terjaga

Mengaung memancarkan adhigung

Indonesia lekas bersenandung

Wujud kekayaan tempat rakyat berlindung

 

 

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed